Iboih Beach, Sabang, Weh Island, Aceh.

Iboih Beach, Sabang, Weh Island, Aceh.

Rabu, 02 Maret 2016

6 Tips Menulis Artikel Menarik dan SEO Friendly bagi Blogger Pemula

Sumber : www. pcr.ac.id


Sudah cukup lama tak lagi bersinggungan dengan dunia per-blog-an atau blogwalking ke blog-blog favorit untuk sekedar membaca curhatan mereka atau mendapatkan informasi-informasi terkini yang sedang menjadi hot news, membuat saya semakin kaku dan canggung bicara tentang SEO dan kawan-kawan karibnya. Mungkin karena sebelumnya hanya tahu konsep SEO secara umum saja dan motivasi untuk mengejar penghasilan dari blog tidak sefantastis mempelajari how to make a usefull bag kali ya...hehehe.

Tapi pelatihan bertema 'Menulis Artikel Berkualitas' yang digagas Puskom Politeknik Caltex Riau (PCR) mau tidak mau kembali mengingatkan saya tentang konsep dasar SEO pada blog. Pelatihan yang tidak saya ikuti sampai tuntas karena jadwal reguler sebagai busui itu cukup menyenangkan dan me-refresh serta menambah ilmu baru. Dan....mengingat adanya kompetisi blog yang juga dihelat oleh Puskom PCR, saya pikir ada baiknya sedikit ilmu ini dibagi. Tapi bukan berarti blog saya sudah se-ajaib yang seharusnya ya. Mari kita belajar bersama.. :-)

Catatan : Posting ini dibuat khusus bagi mahasiswa Elka PCR. BAgi yang lain ingin baca silahkan, namun maklumi jika ilmunya masih sejengkal...:-)

========================================================================

Okeh, kita mulai tentang materi yang disampaikan pada pelatihan kemarin ya. O ya, yang mengisi Kurnia Rahman Agus, alumni dari PCR yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua Komunitas Blogger Bertuah Pekanbaru.

Beberapa masalah yang dihadapi oleh para blogger atau pembuat artikel adalah : tidak ada yang berkunjung ke websitenya atau tidak ada yang membaca artikelnya hingga selesai. Masalah utama yang paling sering dihadapi adalah konten artikel yang kurang menarik, sehingga tidak banyak visitor. Maka membuat konten yang menarik itu adalah langkah penting sebuah blog agar banyak dikunjungi. (masih teori bagi saya...:-D)


Lalu bagaimana agar blog bisa ramai dikunjungi? Salah satu caranya adalah dengan memberikan judul yang menarik dengan penggunaan kata kunci yang tepat. Sehingga saat para pengguna dumay mengetikkan keywords pada mesin pencari semacam google, bing atau yahoo, maka link pada website dapat muncul di halaman pertama. Nah, seperti yang biasa kita lakukan, kita akan memilih web yang muncul pada halaman utama kan? Lalu apa yang menentukan setelahnya. Tentunya judul yang sangat menarik dan sesuai dengan informasi yang ingin kita cari. Cara seperti ini disebut sebagai SEO Friendly.


SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimation yakni suatu cara atau teknik untuk membuat situs atau blog kita berada pada halaman/posisi pertama di mesin pencari (search engine).

Then, bagaimana agar artikel di dalam blog kita bisa muncul pada halaman depan mesin pencari? Ini tips yang dibagi saat training :

1. Riset Kata Kunci. Sebelum mulai mempublish artikel dan menentukan judulnya, lakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui kata kunci yang tepat. Gunakan kata kunci yang kita bidik di dalam menentukan judul artikel. Kata kunci tersebut bisa jadi adalah merupakan topik dari artikel kita. Sebagai contoh : Topik artikel yang akan kita angkat mengenai Cara mengusir lalat. Maka, judul artikel bisa : 5 Cara praktis untuk mengusir lalat dalam 30 menit. Topik adalah sesuatu yang umum sementara judul lebih spesifik dan harus lebih menarik.

2. Gunakan judul yang menarik. Ini adalah salah satu yang membuat seseorang mengklik link artikel anda seperti yang sudah saya jelaskan di atas. Beberapa contoh judul untuk topik di atas :
     1. 5 Cara mengusir Lalat.
     2. 5 Cara mengusir lalat dari rumah dalam 30 menit.
     3. Tutorial tips cara mengusir lalat secara alami dan terlengkap.
Jika dilihat, judul yang kedua bisa jadi lebih menarik dan mengundang para netter untuk mengklik judul tersebut.

3. Perhatikan jumlah kata pada artikel. Biasanya, artikel yang baik memiliki 300-500 kata. Jika terlalu pendek, informasi yang disajikan dikuatirkan kurang lengkap dan terkesan asal jadi. Jika terlalu panjang akan menyebabkan pembaca cenderung bosan dan lelah. Bagi saya pribadi, saat melakukan blogwalking, memang tips satu ini sesuai dengan kebiasaan saya. Artinya, saya akan beranjak 'pergi' jika sudah melihat artikel yang panjangnya bikin sakit jari buat scroll terus ke bawah. Atau sebaliknya, jika terlalu pendek, saya merasa ragu dengan ke-valid-an infonya. Kecuali, ada artikel yang informasinya sangat penting bagi saya, maka meski panjang saya tetap setia untuk scroll terus sampai selesai. (artikel ini lebih dari 1000 kata, akankah anda bertahan? :-P)

4. Berikan perhatian penuh pada paragraf pertama. Biasanya pembaca akan menentukan apakah artikel tersebut menarik atau sesuai dengan apa yang dicarinya dengan membaca paragraf pertamanya. Begitu merasa cocok, maka pembaca akan menyelesaikan membaca artikel namun jika tidak biasanya pembaca akan berpindah pada laman atau link yang lain. Maka paragraf pertama adalah kunci untuk memikat pembaca. Meski bagi saya, tidak mutlak paragraf pertama, karena mayoritas blog favorit saya adalah para blogger yang santai dan informal banget. Jadi biasanya paragraf pertama berisi pembuka baru di paragraf kedua akan mengerucut pada topik yang ingin mereka bahas. So, tergantung bloggernya kali ya.

5. Gunakan IBU (Italic Bold Underline) pada keyword di artikel. Setiap kali keyword muncul pada artikel, lakukan IBU. Penggunaan IBU akan membantu blog anda dengan cepat ter-index oleh google. Emang buat apa ? Yup....ini tentu adalah salah satu cara untuk meningkatkan traffic blog dan bisa muncul di halaman pertama mesin pencari. Cara lain untuk cepat di-index google adalah melakukan update yang teratur pada blog selain tentu saja konten yang menarik dan bermanfaat.

6. Optimasi dengan backlink. Sesuai katanya back= tautan balik, link= alamat sebuah situs. Maka backlink adalah jalinan antara satu situs dengan situs lain dalam bentuk tautan/umpan balik. Back link ada 2 tipe yakni URL dan anchor text. URL link ya langsung alamat url sebuah website, sementara anchor text adalah link yang disembunyikan dalam sebuah text. Ini contohnya :
  • Backlink URL : http://putrimadona.com
  • Anchor text backlink : belajar seo 
Backlink yang baik itu backlink yang didapat dari blog yang sudah bagus dengan traffic yang tinggi tentunya. Untuk mendapatkan backlink jenis ini bukan pekerjaan mudah dan bisa dilakukan dalam sehari. Butuh konsistensi, kecuali anda mau pake bayar kali ya supaya di backlink oleh blog yang sudah terkenal dan banyak pengunjungnya. Tapi bagi pemula tidak ada salahnya untuk saling memberikan backlink pada website teman seperjuangan sesama blogger pemula :-).

=======================================================================

Itu tadi bahasan dari pelatihan menulis artikel yang berkualitas dan tentunya bisa menarik pengunjung. Karena bisa saja ada artikel berkualitas tapi sepi pengunjung karena tidak mengoptimalkan beberapa hal yang disebutkan di atas.

Tentu saja artikel yang baik dan menarik bukan satu-satunya sebab banyak visitor yang mampir. Tampilan blog yang menarik, artikel selalu di update, original dan berbeda dari yang lain, tidak banyak iklan menganggu, juga merupakan alasan para visitor betah berlama-lama di sebuah blog bahkan akhirnya menjadi pengunjung setia. Saya adalah pengunjung setia pada beberapa blog, tapi belum sampai pada tahapan menjadi blogger yang baik dan punya blog yang baik :-)

Lalu apa hubungannya menulis artikel yang baik plus SEO Friendly dengan lomba blog PCR?

Okeh. Lomba blog ini sendiri salah satu final goal-nya adalah untuk meningkatkan traffic dari blog PCR sendiri. Selain sarana belajar bagi anda para mahasiswa untuk bisa menuangkan ide dalam tulisan-tulisan yang menarik, belajar membuat tulisan yang menarik,  juga diharapkan dapat mengimbas pada naiknya traffic web PCR yang nantinya akan memperbaiki Pagerank maupun Alexa Rank dari web PCR. Itu sebabnya salah satu penilaian dari lomba tersebut adalah jumlah visitornya yang dapat dilihat dari WP statistic yang harus di-plug in- kan di halaman blog anda. 

Apalagi itu Pagerank dan Alexa rank  ?
Ok, kita bahas sedikit ya, karena memang sedikit yang saya tahu, selebihnya googling lah Maaannn.....:-)

Di dunia per-blog/web-an sebuah blog/web yang baik/sehat biasanya dinilai berdasarkan Pagerank dan rangking alexa-nya. Pagerank sendiri adalah miliknya Google, dimana google akan memberi poin pada setiap web lalu membuat peringkat berdasarkan poin tersebut. Peringkat tersebutlah yang akan menentukan di halaman berapa di mesin pencari google web/artikel anda akan muncul. Dan pagerank ini menjadi sangat penting saat hampir semua netter lebih banyak menggunakan mesin pencari milik Google dibandingkan yang lainnya. Artinya, jika web/blog/artikelnya muncul di halaman pertama maka kemungkinan untuk diakses oleh banyak orang akan lebih terbuka lebar. Pagerank itu rangenya 1-10. Para pegiat SEO memang menjadikan Pagerank sebagai tolok ukur dari keberhasilan web untuk mendapatkan kepercayaan Google. Google tentunya punya algoritma sendiri dalam menentukan poin setiap web. Tapi katanya, salah satu yang paling mempengaruhi adalah backlink. Saya gak akan berpanjang-panjang di sini, karena banyak istilah2 yang asing di telinga saya saat bicara algoritma yang digunakan si Google ini. Tapi yang jelas, nilai Pagerank akan semakin bagus jika semakin besar.




Contoh beberapa pagerank website (Twitter, bbc dan pcr)

Dari gambar di atas dapat dilihat bahwa twitter adalah salah satu website dengan nilai pagerank sempurna yakni 10. PCR masih berada di pagerank 1.

Sementara itu rangking alexa berbanding terbalik dengan  Pagerank. Rangking tertinggi di Alexa justru yang nilainya semakin kecil. Iyalah ya, namanya juga rangking, tentu rangking 1 lebih baik dari rangking 10 :-P. Rangking Alexa ditentukan berdasarkan jumlah traffic atau pengunjung pada sebuah web/blog. Semakin tinggi trafficnya maka semakin kecil rangkingnya.



Alexa Rank web PCR dan Youtube.

Untuk skala Indonesia Alexa Rank web PCR adalah 23.403 sementara skala dunia di atas 600 ribu. Sementara youtube yang memang terkenal itu punya Alexa Rank sangat ramping, 3 !!!. Tau sendiri kan ya berapa banyak netter/netizen yang mengakses youtube. 


Kedua parameter ini juga biasa dijadikan syarat oleh para pemilik produk/produsen untuk memilih sebuah blog sebagai tempat untuk memasang iklan atau memberikan job review produk mereka. Nah, makanya yang niat punya blog untuk nambah penghasilan dari iklan maupun jobreview, mau gak mau harus belajar SEO.

Trus, emang PCR mau dapet jobreview? Kok ngurusi SEO. Ya enggak gitu juga kali. Jika Pagerank dan Alexa Rank PCR bagus, maka artikel-artikelnya akan dipercaya Google untuk berada pada halaman pertama mesin pencarinya. Nah, kebayangkan, akan ada banyak orang yang akan kenal PCR yang pastinya akan berdampak positif. Kan suai dengan visi PCR yang ingin meng-'globalkan diri'. 

Beruntungnya kalau punya blog dengan pcr.acid adalah biasanya Pagerank maupun rank Alexanya lumayan, karena berinduk pada website PCR yang notabene sudah lumayan lah Pagerank dan Alexa rank-nya jika dibandingkan membangun blog sendiri. Tapi tetap diingat, jika sebuah website institusi seperti PCR yang sering diakses cukup banyak mahasiswa maupun calon mahasiswa saja masih terus merampingkan Alexa Rank dan menggendutkan Pageranknya, apalagi kalo web/blog pribadi kan. Jadi, sekali lagi konsistensi dan rajin menabung....eh maksudnya rajin belajar SEO dan buat artikel yang manfaat.

Tapi bagi blogger teri macam saya, tidak terlalu ambil pusing tentang SEO. Ya, karena niat punya blog untuk curhat dan sharing hal kecil-kecil saja. Melepaskan hobi menulis curhatan saya sekaligus jadi jurnal pribadi yang mungkin kelak bisa dibaca oleh anak cucu saya, Insya Allah. Apa saya tidak ingin punya blog yang trafficnya tinggi? Tentu saja mau. Tapi itu bukan main goal bagi saya, meski setiap kali banyak visitor membuat kekuatan baru bagi saya untuk lebih rajin menulis :-)

Ok untuk mencapai banyak hal di atas gak bisa instan, tapi apa yang bisa dilakukan untuk menghadapi persaingan di lomba Blog PCR? Ikuti posting berikutnya ya....biar artikel ini tidak 'parah mengingkari' tips no 2 yang diberikan pemateri di atas... ;-)

See you....



Referensi :
http://www.rudinazar.com/apa-itu-seo/
http://xxpc123xx.blogspot.co.id/2013/06/kriteria-blog-blogger-yang-baik.html
http://panduanseoku.blogspot.co.id/2014/03/apa-itu-backlink-dan-cara-mendapatkannya.html





Jumat, 12 Februari 2016

Makin Tua Harus Makin Romantis :-)

Bismillahirrahmanirrahiim.

Akhirnya, setelah baby Zahra 4 bulan lebih dan pekerjaan terasa lebih longgar sedikiiit bisa juga kembali intip-intip blog ini. Cerita hamil dan persalinan baby Zahra pun tak mampu rasanya dibendung, berdesakan bagai aliran air yang siap membuncah. Tapi posting hari ini belum tentang baby Zahra :-). Maybe next time.

Ini postingan yang sejak hamil tua kemain ditunda terus. Semoga hari ini bisa kelar. 

Proses kehamilan dan kelahiran Zahra membawa warna baru dalam hidup keluarga kami pastinya. Terutama saya dan suami. Usia yang tak lagi muda, kelelahan yang lebih hebat dari biasanya membuat saya jauh lebih lemah dari dua kehamilan sebelumnya. Otomatis ketergantungan terhadap suami pun bertambah besar. Di sini mungkin ketabahan dan kebaikan hati suami itu diuji ya. Bayangkan saja, ibu yang hamil muda dengan kondisi seperti saya (all day sickness), mau tidak mau memaksa suami untuk punya tingkat 'care' yang sangat tinggi. Dan banyak hal membahagiakan yang terjadi tentunya jika kita diperhatikan dengan luar biasa. Romantisme yang bikin iri. Hahahaha.

Ini yang ingin saya ceritakan. Romantisme pasutri. Whehe berat ini karena sebelumnya belum pernah menulis yang nyerempet-nyerempet beginian. Tapi belajar menulis konten yang berbeda boleh lah yaa.

Dulu, mungkin yang namanya romantis itu adalah diberi surprise hari lahir dengan beberapa kuntum mawar merah mekar nan harum plus coklat tobl***ne yang gede. Rasanya udah seneng banget. Bagi pasutri, tentunya jauh lebih banyak kategori romantisnya. Sebut saja semisal mencium tangan suami atau suami mencium kening istri, membuatkan sarapan saat istri mengalami morning sickness, surprise hari lahir yang direncanakan dengan anak-anak dan masih banyak lagi. Bahkan mungkin bagi kebanyakan pasangan muda, romantis itu ya gak jauh bedalah sama kategori romantis di pelem korea. Bukan generalisasi loh ya, tapi  setidaknya saya sendiri dulu mengkategorikan romantis begitu.

Sumber : Google

Tapi beberapa waktu belakangan penilaian tentang romantis itu bergeser cukup signifikan. Dan terasa sangat kuat saat-saat hamil tua kemarin. Sepertinya faktor U ini ya, secara tak lama lagi menuju kepala 4. Tua....ya saya mulai tua. Sudah harus lebih tau diri :-). Saat semakin tua, romantis itu tak lagi hanya persoalan dipeluk, disayang, dimanja dan teman-temannya, tapi jauh lebih menyentuh ke dalam hati, jiwa. Sekali lagi, ini mungkin faktor terbesarnya adalah karena penambahan umur :-)

Lalu, apa arti romantis bagi pasangan yang sudah menikah dengan umur yang tak lagi muda ? Mungkin saat itu romantis bermakna :

  • Saat suami/istri saling mengingatkan bahwa usia semakin bertambah, yang berarti jatah hidup semakin sedikit. Dengan tutur yang penuh kasih berharap agar persiapan kehidupan yang kekal bisa bersama-sama disiapkan dengan lebih baik.Menyadari kekurangan dan membahas solusi untuk bisa bergerak ke arah yang baik.
  • Pillow talk yang diisi dengan cerita tentang anak-anak. Diskusi yang dalam dan panjang tentang pola asuh yang telah diterapkan. Menyadari kesalahan yang telah dibuat, merencanakan dan berniat dengan sungguh-sungguh untuk memperbaikinya di waktu mendatang.
  • Panggilan lembut dini hari, ajakan untuk mendekatkan diri ke Sang pencipta. Bersabar meski pasangan harus dibangunkan lebih dari satu kali. Dan di kesempatan lain menegur dengan canda agar lain waktu lebih mudah untuk dibangunkan.
  • Terbangun malam, melihat suami/istri sedang terbangun juga dan memperbaiki selimut pasangan dan anak-anaknya. 
  • Saat suami/istri saling berbagi informasi yang baik dan bermanfaat lewat media apa saja, termasuk media sosial. Dengan harapan dapat menjadi referensi yang baik bagi keluarga, membahasnya di rumah, menentukan apa yang bisa diterapkan di rumah.
  • Saat suami/istri membawa pulang 'hadiah' unduhan file-file ceramah agama untuk didengarkan bersama di rumah, bersama pasangan dan anak-anak. Mengambil hikmahnya.
  • Saat menangis bersama karena kekuatiran apakah Allah SWT ridho menghapuskan dosa-dosa dan apakah amal ibadah kita diterima oleh-Nya.
  • Saat melihat suami/istri dengan penuh kasih membimbing anak-anak, menemaninya bermain, berusaha untuk sabar dan bersungguh-sungguh memperbaiki apa yang tidak tepat sebelumnya. Meski setiap kali dapat terjerumus dalam kemarahan dan ketidak sabaran. Menyadari bila anak-anak adalah titipan, yang kelak akan dimintai pertanggungjawabannya. 
  • Tangisan pasangan karena merasa masih sangat jauh dari tuntunan Rasulullah dalam memperlakukan istri/suami.
  • Menyediakan waktu untuk berbagi ilmu yang dituntut diluar rumah, untuk dibagikan kepada keluarga. 
  • Saat suami menyampaikan ketakutannya akan murka Allah SWT jika dia tak mampu membimbing keluarganya pada jalan yang benar.
  • Saat pasangan menyampaikan bahwa di dalam setiap tengadah-an tangannya, maka dia memintakan kebaikan bagi pasangannya.
  • Segala nasehat-nasehat penuh makna dan dalam untuk bisa memperbaiki diri. Menyampaikannya karena menyayangi pasangannya. Mengingatkan bahwa hidup tak lama, apa yang sedang dicari sebenarnya. Apakah tujuannya sudah benar untuk persiapan akhirat ataukah belum. Saling mengingatkan jika mulai lupa.
Pastinya ada banyak hal romantis lain yang sentuhannya adalah jiwa. Yang tujuannya akan menyatu dengan tujuan pernikahan yang hakiki, meraih ridho Sang Pencipta. Romantisme yang diharapkan akan membawa kepada kebaikan yang lebih besar lagi. Semoga.

Yuk semakin romantis dengan pasangan. Semoga menjadi amal ibadah yang disukai oleh Allah SWT, Amiin.



12022016
#hidup adalah proses belajar tanpa henti
#masih terus berusaha dan berharap mendapat kebaikan
#merendahkan diri untuk berbagi
#Astaghfirullah

Senin, 15 Juni 2015

Gerakan Rehabilitasi 100.000 Penyalahguna Narkoba Wujud Terobosan BNN Selamatkan Korban Narkoba

Awal tahun 2015, Pemerintah bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, Polri, pegiat antinarkotika, dan mahasiswa mendeklarasikan Gerakan Rehabilitasi 100.000 Penyalahguna Narkoba. Jumlah tersebut merupakan target minimal yang mampu dilakukan BNN. Dengan gerakan ini, BNN berharap dapat merehablitasi 100.000 penyalahguna narkoba setiap tahunnya. (Sumber : BNNP Aceh)

========================================================================

Belakangan ini berita-berita di berbagai media baik cetak maupun elektronik membahas banyak sekali kejadian atau temuan yang berkaitan dengan narkoba. Barang haram tersebut sudah menyerang masyarakat Indonesia dari segala sisi dan tanpa pandang bulu. Lihat saja berita-berita yang mulai sangat sering muncul pada layar kaca televisi kita. Mulai dari artis, anggota dewan baik pusat maupun daerah, para pejabat, hakim, siswa hingga ibu rumah tangga pun sudah menjadi korban narkoba.

Maka tak heran, Presiden RI pun menyatakan bahwa Indonesia darurat narkoba. Data BNN juga menyebutkan bahwa pengguna narkoba di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, BNN pun bergiat melakukan terobosan-terobosan untuk mencegah penyebaran penggunaan narkoba yang lebih luas serta melakukan pemberantasan pada penyalahgunaan dan peredaran narkotika, psikotropika, prekursor dan bahan adiktif lainnya. Salah satu terobosan terbaru BNN yang dicanangkan pada tahun 2015 ini adalah Rehabilitasi 100.000 penyalahguna narkoba. Gerakan ini adalah upaya untuk menyelamatkan para korban narkoba agar tidak terperosok ke dalam jurang yang lebih dalam. 

Berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, pecandu narkotika wajib direhabilitasi. Ada perbedaan antara pengedar dan pemakai atau pecandu narkotika. Dalam hal ini, undang-undang menempatkan pecandu sebagai korban kejahatan narkotika yang wajib direhabilitasi, sementara pengedar tetap dihukum penjara bahkan sampai hukuman mati.

Lalu bagaimanakah pengadilan dapat memutuskan terdakwa pengedar atau pecandu? Pada saat terjadi kasus pidana kekerasan maka biasanya polisi akan meminta apa yang disebut dengan visum et repertum kepada dokter untuk mengetahui informasi-informasi yang terkait penyebab tindak pidana kekerasan tersebut terjadi dan pengaruhnya terhadap kesehatan korban. Dalam kasus narkoba, visum et repertum itu dinamakan asessmen. Sistem asessment digagas oleh BNN di tahun 2014 dengan ditetapkan nota kesepakatan bersama antara Mahkamah Agung, Kementrian hukum dan HAM, Kementrian kesehatan, Kementrian Sosial, Kejaksaan Agung, Kepolisian RI dan BNN. Tujuannya adalah untuk melakukan pengaturan upaya rehabilitasi medis dan sosial bagi penyalahguna dan pecandu narkoba serta mewujudkan koordinasi dan kerjasama secara optimal antar instansi penegak hukum dalam rangka penyelesaian permasalah narkotika dan pemberantasan peredarannya melalui penanganan tersangka penyalahgunaan narkotika dengan program pengobatan,perawatan dan pemulihan.

Asessmen terhadap tersangka penyalahguna narkoba dilakukan oleh Tim Asessmen yang terdiri dari penyidik Polri dan/atau penyidik BNN. Tim asessmen dapat menentukan 3 katagori tingkat keparahan penyalahguna narkotika yakni:

1. Tingkat ringan, yaitu jika kondisi seorang pengguna masih coba-coba dimana penggunaan narkotika dianggap rekreasi dan hanya dilakukan pada situasi tertentu.

2. Tingkat Sedang, yakni ditandai kondisi korban yang menggunakan narkotika secarateratur lebih dari 2 kali seminggu dan menggunakan 1 atau lebih jenis narkoba.

3. Tingkat Berat, jika penggunaan narkotika setiap hari, menggunakan suntik dan ditemukan adanya komplikasi medis dan psikis.

Tim asessmen mengetahui katagori penyalahgunaan narkoba melalui hasil pemeriksaan fisik, psikis dan laboratorium. Jika pengguna dikategorikan ringan, maka disarankan penyidik untuk wajib lapor, dilakukan konseling individu dan psiko edukasi keluarga. Jika dikatagorikan berat, maka diwajibkan mengikuti proses rawat jalan dan rawat inap bagi yang menderita komplikasi medis.

Mengapa korban narkoba lebih baik di rehabilitasi dari pada di penjara?
Rehabilitasi adalah proses refungsionalisasi dan pengembangan untuk memungkinkan seseorang mampu melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar dalam kehidupan masyarakat (Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009).
Mereka yang menjadi pengguna narkoba sebetulnya adalah korban kejahatan yang bersifat adiksi. Korban kejahatan seperti ini membutuhkan perlakuan khusus agar mereka mendapatkan perlindungan dan perawatan yang sesuai sehingga diharapkan mereka dapat kembali menjadi warga negara yang produktif. Penjara tidak serta merta menyelesaikan kasus penyalahgunaan narkoba. Karena tanpa perawatan yang sesuai, justru mereka berpotensi besar untuk kembali menjadi pembeli dan pecandu narkoba.

Dengan hukuman penjara, mata rantai pengedaran narkoba tidak akan bisa diputus. Karena akan ada saja pecandu yang membeli barang haram tersebut dari pengedar. Sifat narkoba yang menyebabkan ketergantungan menyebabkan pera pecandu yang belum sembuh akan terus mencari narkoba demi kebutuhannya. Maka terobosan BNN untuk melakukan rehabilitasi bagi pecandu narkoba adalah langkah yang patut didukung untuk menyelamatkan generasi bangsa dari kehancuran akibat narkoba.


Lingkungan rehabilitasi sangat berbeda dengan lingkungan penjara. Seseorang yang masuk ke dalam rehabilitasi akan menjalani proses pengobatan atau pemulihan dan diawasi sehingga ketergantungan terhadap narkoba sedikit demi sedikit akan hilang. Sangat berbeda dengan lingkungan penjara yang memungkinkan terjadinya hal-hal negatif termasuk seks bebas dan kekerasan. Ditambah lagi peredaran narkoba pun dapat terjadi dipenjara. Maka para pecandu ini tidak akan pernah sembuh.
Sebagaimana yang kita pernah baca atau dengar dari para mantan pecandu narkoba.Tidak sedikit dari mereka memilih menggunakan narkoba karena himpitan hidup,stress, ketidakmampuan menyelesaikan masalah pribadinya, menjadi korban keluarga broken home lalu mencari jalan pintas untuk mendapatkan perasaan senang sekejap yang ternyata justru menjadikan mereka tergantung pada narkoba dan menghancurkan masa depan mereka. Terlebih lagi berita yang akhir-akhir ini santer terdengar, dimana para pengedar telah menjadikan siswa sekolah dasar sebagai target korban mereka. Para produsen narkoba membuat narkoba seperti bentuk permen-permen yang menarik siswa sekolah dasar untuk mencobanya. Lalu tanpa sadar, para siswa tersebut perlahan dan pasti akan menjadi pecandu narkoba. Sangat miris bahwa diantara para pecandu, sangat mungkin ada mereka yang benar-benar hanya korban yang terjerumus dalam lingkaran setan narkoba akibat kejahatan pihak lain.

Secara pribadi, saya termasuk salah satu warga negara yang menginginkan agar pengedaran narkoba bisa diberantas habis dan para pengedar diberi hukuman seberat-beratnya. Tak terbayangkan masa depan yang akan disongsong oleh para anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa jika masalah narkoba ini tidak mampu diatasi dengan baik. Tentu saja kita tidak menginginkan jika kelak negara ini diisi dengan para genarasi penerus yang bermental narkoba. Namun, langkah BNN melakukan deskriminalisasi terhadap penyalahguna narkoba patut didukung. Rehabilitasi akan memberi jalan bagi mereka para pecandu yang tanpa sengaja terjerat dalam lingkaran narkoba maupun para pecandu yang ingin sembuh untuk dapat kembali menata hidup dan masa depan mereka.

Oleh karena itu, tentu saja kita sangat mengharapkan agar proses asessmen yang dilakukan terhadap terdakwa narkoba dapat dilakukan secara benar, bersih dan sesuai prosedur. Sehingga tujuan dari deskriminalisasi akan tercapai dan tidak salah target. Karena proses asessment yang buruk dan tidak sesuai prosedur akan memberikan kesempatan bagi para pengedar untuk lolos dari jerat hukum. 

Mari Berperan serta Mensukseskan Gerakan Rehabilitasi 100.000 Penyalahguna narkoba

Apapun program yang dicanangkan pemerintah dan BNN untuk mengatasi darurat narkoba hanya akan menjadi mimpi jika tidak ada peran serta dari berbagai pihak. Selain institusi yang terkait terhadap penanganan maupun pemberantasan narkoba, peran masyarakat dan pemuda akan memberikan dampak yang signifikan. Jika ada orang-orang terdekat kita yang ternyata terindikasi sebagai pecandu narkoba, jangan takut untuk melaporkannya karena tidak akan diberi sanksi pidana. Pelaporan dilakukan ke Institusi Penerima Wajib Lapor atau IPWL. IPWL adalah pusat kesehatan masyarakat, rumah sakit, dan/atau lembaga rehabilitasi medis dan lembaga rehabilitasi sosial yang ditunjuk oleh Pemerintah.

Demi menyukseskan Indonesia yang bebas narkoba, semua komponen bangsa harus bersama-sama bergandengan tangan untuk tidak memberi ruang bagi terjadinya pengedaran maupun penggunaan narkoba di lingkungannya. Para orangtua harus mempunyai pengetahuan dan wawasan yang cukup untuk mampu mengenali gejala-gejala yang ditunjukkan oleh pecandu narkoba. Hal ini akan membantu para orangtua mengenali secara dini jika anak-anak mereka menggunakan narkoba dan dapat memberikan bantuan sesegera mungkin agar dampaknya tidak menjadi semakin buruk.

Adapun ciri fisik dapat dikenali dari mereka yang menggunakan narkoba adalah sebagai berikut :

- Mata merah
- Bau badan sangat menyengat. Mereka yang memakai putaw biasanya malas mandi dan hanya menggunakan baju yang itu-itu saja.Rabut juga terlihat berminyak dan mudah rontok.
- Pernapasan lambatdan dangkal seperti orangyang baru selesai berolahraga.

Selain itu perilaku yang biasa terjadi pada pecandu narkoba adalah :

- Aktivitas tidur terganggu.
Pecandu narkoba dapat tidur dan bermalas-malasan sepanjang hari, atau sebaliknya.

-Perubahan perilaku makan dan minum.
Pecandu narkoba dapat menjadi orang yang tidak suka makan atau malah makan secara berlebihan.

-Menjadi emosional dan sensitif.
Pecandu narkoba sangat mudah tersinggung. Kesalahan kecil bisa dianggap kesalahan besar yang mengganggu dirinya.

-Kekacauan cara berfikir.
Bagi yang sering menggunakan narkoba biasanya mengalami kekacauan pikiran dan sangat sulit berkonsentrasi.

-Kebutuhan uang bertambah.
Pemakai narkoba biasanya mulai merongrongkeluarga untuk menyediakan sejumlah uang untuk membayar sesuatu.

Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati !

Pepatah lama yang mengatakan mencegah lebih baik dari pada mengobati sangat tepat untuk mencegah anak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Keluarga adalah tempat dimana anak dapat memperoleh informasi awal tentang bahaya narkoba. Untuk itu orangtua diharapkan wajib memberikan perhatian dan pengawasan yang cukup serta memberikan pengetahuan kepada anak agar menyadari bahaya narkoba.
  
Mengobati anak yang terlibat narkoba jelas membutuhkan energi dan biaya yang lebih besar daripada melakukan tindakan pencegahan sedari dini. Oleh karena jeratan narkoba sudah merambah hingga ke tingkat siswa sekolah dasar, adalah sangat penting untuk memberikan pengetahuan tentang bahaya narkoba sejak dini.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh para orangtua untuk melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba adalah :

1. Mempelajari masalah narkoba. 
Orang tua harus sebisa mungkin mengikuti perkembangan terbaru jenis dan bentuk narkoba baik dari media cetak,media elektronik maupun dalam forum diskusi. Pengetahuan ini kan memberikan jalan bagi orang tua menentukan tips kepada para anak-anak mereka untuk menghindari jenis-jenis narkoba tertentu yang kadang kala diedarkan sebagai makanan.

2. Mengajarkan anak tentang apa itu narkoba dan bahayanya bagi tubuh.
Orang tua harus bisa menjelaskan secara spesifik, konsisten dan masuk akal tentang bahaya narkoba bagi tubuh, sehingga anak akan bisa mengerti pengaruh buruk narkoba.

3. Mewaspadai sikap dan perilaku anak.
Orang tua seyogyanya memberikan perhatian dan pengawasan yang cukup kepada anak. Orangtua harus bisa melihat perubahan-perubahan kecil perilaku anak. Sikap waspada terhadap perilaku anak juga dapat memberi sinyal kepada orangtua jika anak terindikasi menggunakan narkoba.

4. Pola hidup sehat dalam Keluarga.
Penyalahgunaan narkoba adalah salah satu dari bentuk kenakalan anak. Dan seringkali anak yang tidak mendapatkan perhatian yang cukup di rumah lalu mencari kenyamanan di luar rumah lalu jatuh dalam jerat narkoba. Maka menjalin hubungan dan komunikasi yang baik diantara orang tua dan anak akan sangat mempengaruhitingkatkeberhasilan usaha orangtua untukmenjauhkan anak dari bahaya narkoba.

5. Bekerjasama dengan lingkungan sekolah.
Hal ini sangat penting, mengingat sebagian waktu anak-anak dihabiskan di sekolah dan tidak sepenuhnya orang tua bisa memantau perilaku anak di sekolah.Oleh sebab itu kerjasama dan komunikasi yang baik antara orang tua dan pihak sekolah menjadi hal yang sangat penting untuk menghindari anak terlibat penyalahgunaan narkoba. Selayaknya orangtua dan pihak sekolah saling memberikan informasi jika terjadi hal-hal yangtidak biasa pada anak. 

6. Bekerjasama dengan lingkungan rumah.
Menjalin komunikasi yang baik dengan lingkungan di sekitar rumah juga menjadi faktor yang penting dalam melakukan tindakan pencegahan agar anak tidak terlibat narkoba. Orangtua harus mengetahui lingkungan bermain anak. Secara bersama-sama dengan tetangga, para orang tua lain, RT dan RW mengawasi pergaulan anak-anak.

Sekali lagi, mari kita bersama-sama mensukseskan gerakan rehabilitasi 100.000 penyalahguna narkoba yang digagas oleh BNN. Salah satunya adalah dengan menyebarkan informasi seluas-luasnya kepada orang-orang terdekat, keluarga, teman dan tetangga tentang program rehabilitasi ini. Sehingga akan banyak pecandu yang bisa diselamatkan masa depannya. Bagi mereka yang pecandu, sadarilah bahwa narkoba hanya menawarkan masa depan suram dan kematian. Songsong hari depan lebih baik dengan memulihkan diri dan menjauh dari narkoba. Hidup indah tanpa narkoba !




Sumber :
- http://blog.bnnpaceh.com
-http://www.bnn.go.id/portal/index.php/konten/detail/deputi-pencegahan/tips/10763/tips-mengenal-ciri-ciri-anak-pengguna-narkoba
-http://belajarpsikologi.com/cara-pencegahan-narkoba-sejak-dini/
-http://www.bnn.go.id/portal/index.php/konten/detail/deputi-pencegahan/tips/10787/7-langkah-pencegahan-penyalahgunaan-narkoba
-http://ditnarkobajabar.org/berita-153-tips-mengenal-ciriciri-anak-pengguna-narkoba.html


Jumat, 12 Juni 2015

Holiday in Malaysia : Part-2

Hi.....ketemu lagi. Kali ini mau lanjutin cerita tentang jalan-jalan ke Malaysia kemarin. Ini bagian-2 nya. Soalnya kalau dibuat langsung jadi satu postingan bisa pegel dan panjang banget. Kuatir nge-bosenin...hehehe.


Ok, buat yang baru merapat (kapal kaleee..) silahkan cek postingan part-1 di sini ya. Sok lah mari kita lanjut...

Day-2
Genting Highlands - Suria KLCC (Petrosains - Twin Tower - Air mancur)

Setelah pegel berjalan kaki dari Masjid Jamek ke Hotel Citin, suami dan anak-anak pun tidur lelap dengan sukses. Kecuali daku. Kenapa? Entahlah....kemungkinan pertama karena terlalu lelah dan sudah kepikiran persiapan esok hari, jadi gak bisa tidur. Secara yang paham itinerary dan jadi time keepernya daku. Kemungkinan kedua, si Papa buat cappucino sebelum tidur, tapi ditinggal tidur ama dia. Aku yang ngeliat kepulan asap yang menggoda, akhirnya nyeruput tuh kopi ampe tandas. Dan, aku sukses terjaga hingga jam 3 dini hari. Lalu entah tertidur entah enggak, pokoknya sudah harus bangun sholat subuh aja. Aihh...

Rencana hari ini adalah bangun sepagi mungkin untuk pesan tiket bus menuju Genting Highland. Eh tapi karena masih capek, anak-anak masih meringkuk di atas tempat tidur dan masih enggan bangun. Walhasil, jam 8 pagi baru sarapan di restoran hotel. Dan begitu nyebrang ke terminal bus Puduraya sudah bisa ditebak, gak dapet tiket bus Go Genting paling pagi karena sudah habis terjual.Terpaksa pesan tiket untuk jadwal keberangkatan berikutnya, dapat yang jam 10 pagi. Karena masih sekitar 1 jam lagi, kami memutuskan untuk bersantai dulu di hotel yang notabene deket banget ama terminal bus Puduraya.


Beli tiket Go Genting di Puduraya Station

Begitu waktu keberangkatan sudah dekat, anak-anak sudah tidak sabar ingin memulai petualangan barunya. Fadhli berkali-kali tanya kapan bisa naik ke bus. Dan di saat bersamaan ketemu sesama warga Indonesia yang juga sedang holiday di sana. Sebelum berangkat, kami sempatkan beli Dunkin Donut dulu buat cemilan di jalan. Bus Go Genting yang kami naiki kondisinya bagus dan nyaman banget. Seat 2-2, bersih, AC dingin dan nyaman bangeeet. Kekuatiranku soal Kak Ciwa yang mabuk darat tak lagi beralasan. Justru anakku itu sangat menikmati perjalanan, bahkan tak sedikit pun mengeluh mual. Alhamdulillah.


Bus Go Genting:  Bersih, Dingin, Nyaman.

Sekitar kurang lebih 1 jam sampailah kami di perhentian bus Genting Sky Way. Dari sini, kami membeli tiket Sky way menuju Genting highlands. Sebetulnya tiket bisa kita beli terusan. Artinya tiket bus yang langsung include tiket sky way. Tapi si mbak yang di konter bus tadi bilang jaringan sedang off dan tidak bisa membeli tiket terusan. 

Karena antriannya lumayan, aku dan suami bagi tugas. Suami ngantri di penjualan tiket Sky Way, sementara aku ngantri di penjualan tiket bus untuk kembali ke KL. Kuatir kalau beli nanti, tiket keberangkatan terdekat habis dan harus nunggu keberangkatan berikutnya. Padahal ada schedule kunjungan ke tempat lain yang harus dikejar. Plus info dari beberapa blog juga sih, mendingan beli diawal dan mengatur lama keliling di Genting-nya, jadi rencana gak akan bergeser jauh. Begitu.....:-)


Tempat pembelian tiket Skyway dan Express Bus di Terminal Bus Genting

Kalau tiket Sky way juga kita belinya PP. Ini mah gak papa, mo dipake jam berapa pun gak masalah. Tapi kalau mau berlama-lama di Genting, jangan lupa kepo-in jadwal terakhir sky way dan bus-nya ya guys. O ya, sekedar info, kalau di sana tuh keterangan pp itu ditulis 'dua hala' :-).

Wokeh, dan tibalah waktu naik Sky Way. Anak berdua pada huebohh. Apalagi begitu melihat pemandangan di bawah....serasa gimana gitu. Fadhli njerit-njerit senang plus ngeri gitu. Tapi gak berapa lama sudah tenang dan bener-bener happy. Tentu saja gak lupa kami mengambil beberapa jepretan buat kenang-kenangan, hehehe.




Bikin ngeri juga, lihat deh ada lintasan yang menukik seperti ini.

Beberapa Foto yang kami ambil di Ketinggian - Skyway


Sesampainya di Genting Highland, aku agak ngerasa gimana gitu. Dari beberapa blog traveller yang aku baca, katanya suhu di sana cukup dingin.Tapi kok rasanya saat itu tidak, alias biasa-biasa aja. Padahal aku udah nyiapin jaket sejak dari Indonesia yang selalu ready di dalam tas ransel yang selalu ikut kemana pun kami pergi. Tapi memang para blogger itu ke Genting saat di sana sedang hujan sih....Tapi ya teman-teman, ternyata begitu selesai main di Indoor Theme Park dan mau ambil foto suasana outdoor, eh....suasana tiba-tiba berkabut hingga cukup tebal. Sampai-sampai logo Genting Higlands yang awalnya sangat jelas jadi samar karena kabut. Dan.....brrrr....tiba-tiba jadi dingiiiin....


Bisa lihat kan beda 2 foto ini. Yang kanan sudah berkabut. Hanya dalam beberapa menit saja.


Fadhli minta difoto di depan mobil yang entah punya siapa.Keren katanya...hihihi
Happy...setiap kali bisa menikmati petualangan baru bersama...:-)

FYI, si Genting ini terkenal banget karena Casino-nya. Tapi kami ke sana bukan karena mau berjudi ya, justru pengen nyoba sky way aja aslinya. Wkwkwk. Tempatnya cukup luas, jadi mau cari Indoor Theme Parknya juga harus nanya sana-sini, termasuk ke bagian informasi yang lagi-lagi ngasih direction dengan pembukaan bahasa melayu dan dilanjutkan bahasa inggris. Weleh, kupingku harus selalu fokus setiap kali nanya direction, biar 'ngeh' mereka bilang apa....:p *nasib yang englishnya jongkok-berdiri...hahaha

Yang ber-happy ria di Genting ya Fadhli. Asyik dia main di Ezi Indoor Theme Park. Kalau kak Ciwa hanya mencoba beberapa permainan saja. Katanya lebih banyak mainan buat cowok dari pada buat cewek. Sementara daku ya milih mojok duduk manis sambil ngelus perut yang laper.....hehehe. Puas main di sana, kami memutuskan untuk mencari makan dan lalu segera menuju ke tempat naik bus. Tapi eh tapi, pegel keliling, kok ya gak nemu tempat makan yang bisa bikin 'waras'. Soalnya tulisannya Cina semua....trus intip-intip menunya nemu yang ada tulisan alkohol dan teman-temannya. Jadi bingung yang mana yang halal. Sempet nyesel gak buat catatan tentang makanan halal di Genting. Yo wis, kami memutuskan kembali naik ke sky way dan berharap ada makanan halal yang dijual di sekitar terminal bus di sana.


Salah satu sudut Indoor Theme Park

Sayang seribu sayang, sudah naik turun disekitar terminal bus nya, tapi gak ada yang jual nasi. Hanya ada beberapa swalayan yang jual minuman dan makanan ringan. Celingak-celinguk, eh ada Mi Sedap Indonesia punya. Ya udah, lumayan buat nge-ganjel perut yang udah laper. Begitu turun ke bawah, yang ngantri tiket sky way maupun bus ruameee minta ampuun. Gak ada tempat buat duduk di sana. Daaann...kami pun ngemper di tangga depan sambil makan mie instan yang sudah diseduh air panas. Setelah kenyang, segera tanya arah untuk naik bus. Sampai di sana, ada kantin kecil yang jual nasi...alamakkk....sementara waktu keberangkatan sudah tiba. Pasrah dan ikhlas dulu hanya diisi mie instan. 

Bus yang kami tumpangi untuk kembali ke KL berbeda, tapi masih tetap bersih dan nyaman. Kami memutuskan kembali ke terminal Puduraya. Dulu saat bikin rencana itinerary sih, dari Genting maunya ke terminal Gombak trus lanjut ke Batu Caves. Tapi setelah timbang-timbang, daripada ke Batu Caves dan harus menempuh ratusan anak tangga untuk ngeliat goa emas sementara perut ndut begini, mending bikin happy anak-anak dengan punya pengalaman tentang sains di Petrosains. Okelah yaa....:-P

Tiket Bus Go Genting                 : @RM 4.60
Tiket Sky Way PP                       : @RM 25.60
Tiket Genting Sky Way ke Pudu  : @RM 4.60
Ezicard indoor theme Park        : RM.22.20 for 20 credits, RM.15.60 for 15 credits

Sampai di terminal Puduraya langsung ke Suria KLCC. Karena kalo mampir hotel dulu, pasti langsung tidur deh. So....kami ke KLCC dengan Taxi. Soalnya kalo mau cari moda transportasi lain nanti jadi ribet dan lama. Padahal waktu udah nunjukkin pukul 3 sore. Dan info yang sudah aku catat sebelumnya, waktu pembelian tiket Petrosains itu terakhir jam 5 sore. Meski jarak Pudu ke KLCC sebetulnya tidak terlalu jauh, tapi kalau ditempuh jalan kaki bisa bengkak juga, hehehe.

Sampai di KLCC langsung tanya bagian informasi dimana letak Petrosains. Dan lagi, dengan bahasa yang mix kami diberitahu bahwa Petrosains terletak di lantai 4 gedung Suria KLCC. Tanpa pikir panjang langsung bergerak ke tempat yang dimaksud, memesan tiket, titip ransel dan masuk menikmati bermacam-macam games di dalam. O ya, saat beli tiket, petugas akan tanya dari mana kita. Soalnya bagi warga Malaysia harga tiket lebih murah daripada pengunjung dari negara lain. Mau ngaku warga Malaysia, kuatir ngomongnya gak semirip Upin Ipin....hehehe. O ya,kalau mau tau tentang Petrosains langsung aja kunjung ke websitenya di sini.

Masuk ke wahana Petrosains tuh udah dibuat menarik loh. Jadi kita gak jalan kaki tapi menaiki semacam transportasi unik dengan rel, yang berbentuk hampir lingkaran (bisa diandaikan pesawat luar angkasa gitu deh) dan dibawa naik turun serta berputar-putar dengan narasi tentang perjalanan perkembangan pengetahuan dan teknologi dari zaman dinosaurus dulu sampai sekarang. Memang pas banget buat anak-anak. Di dalamnya juga banyak sekali semacam games yang bisa dicoba oleh anak-anak. Yang jelas menariklah....Di bagian akhir juga anak-anak disuguhkan pengetahuan tentang eksplorasi dan eksploitasi minyak bumi. Sepertinya petrosains ini juga bagian dari wahana yang memperkenalkan masyarakat pada petronas, soalnya ada bagian khusus yang menjelaskan proses-proses yang dilakukan dalam industri eksplorasi dan eksploitasi minyak bumi seperti petronas....hehehe.


@Petrosains: Bawah : Beli tiket Paket Family yg lebih hemat
Kiri atas : Ngantri masuk
Kanan atas: Kendaraan masuk ke petrosains

Games di Petrosains.
Atas Kiri: Ball games yang akan bergerak dengan sundulan kepala.
Atas Kanan : Kupu-kupu yang terbang akan hinggap di bagian bayangan tubuh.
Bawah Kiri : Nyobain sengatan listrik
Bawah Kanan : Lupa ini apa namanya...:-P

Kiri : Kak Ciwa nyobain tempat tidurnya para astronot kalau berada di ruang angkasa.
Kanan Atas : Fadhli nyobain Pengeruk Hidraulik
Kanan Bawah : Menggosok gigi Dinosaurus
Kamera Thermal Infrared. Menjelaskan bagaimana kerja kamera ini ke Kak Ciwa dan Fadhli.


Kalau Emak ama Bapaknya sangat tertarik pada MindBall Game. Ini mah karena pernah punya rencana buat riset tentang EEG. Ngeliat elektroda buat EEG yang nempel di headband game itu, serasa pengen dicabut bawa pulang....hahahaha. Btw, dari merhatiin anak-anak maupun orang tua yang nyobain game itu, jadi semakin tertarik. Apalagi setelah mencoba sendiri. Beneran, hanya pada saat percobaan kedua ama suami (meski pada percobaan pertama suami kalah) , itu bola hampir gak bergerak terlalu banyak, sedikit saja maju dan mundur. Sama kuat. Sampe si Papa yang akhirnya nyerah karena lelah harus konsentrasi terus. Sementara di sekitar, beberapa pasangan ortu melihat kami sambil takjub *pede amat*. Hehehe. Soalnya dari sekian banyak yang nyoba sebelumya, tuh bola bergulir dengan cepat dan langsung dapat siapa pemenangnya ;-)

Sebelumnya aku sudah pernah liat game ini di youtube maupun televisi. Game tersebut melatih kosentrasi anak. Intinya, bola yang berada pada jalur yang datar akan bergerak sesuai dengan sinyal otak yang dihasilkan lewat aktifitas berfikirnya kita. Bagian headband yang ditempeli 3 buah elektroda dipasang di bagian kepala, dimana elektroda tersebut harusnya tidak terhalangi oleh rambut atau kain jilbab supaya sinyal yang dihasilkan lebih baik tentunya. Nah...tinggal siapa yang lebih bisa fokus untuk jadi the winner yang akan menggerakkan bola ke arah lawan dan menang ! Sementara itu, monitor yang ada di papan game ini menunjukkan bentuk sinyal aktifitas otak player 1 dan 2. Kalau bagian elektroniknya gak kelihatan, diumpetin di box bawah meja game *huaaaa penasaran tingkat dewa*. Tentu saja ada software yang mengolah data sinyal otak untuk kemudian menjadi aksi pergerakan bola. Sok tau banget yah, padahal gak ada tuh penjelasan tentang bagaimana game ini bekerja. Tapi temans, daku memang tertarik sama yang berbau biometric dan elektrobiomedic, jadi tau dikit-dikit dan sangat penasaran dengan game ini :-) What an interesting game!



Fadhli mengalahkan Kak Ciwa dalam MindBall Games

Sekaligus mengamati sinyal EEG pada player pemenang. Ini yang berhasil diambil.Padahal banyak data yang bisa difoto. Tapi daku terlalu excited dan lupa ngambil fotonya...hiks

Hayok balik ke masalah jalan-jalan. Sebetulnya belum puas dan belum bisa bener-bener menikmati setiap game maupun penjelasan tentang sains yang disajikan sih.Tapi waktu sudah menunjukkan akan datangnya Maghrib. So, kami pun memutuskan bergerak lebih cepat untuk mengantri keluar dari wahana tersebut dengan menaiki si 'pesawat luar angkasa' tadi. Eh, keluarnya juga bisa jalan kaki loh kalau mau lebih cepat. Setelah sholat di mushalla Mall yang nyaman dan luas, langsung mencari tempat buat ngisi perut yang sedari siang hanya diisi mie instan. *aduuh maap ya dekbay, udahlah dibawa jalan jauh cuma makan mie instan pula*

Petrosains Family Packages (2 adults, 2 children) for Non Mykad : RM 53.00
Untuk harga yang bukan paket keluarga bisa dilihat di sini.

Setelah lihat sana-sini, kami memutuskan menempati meja di Lacucur Pandan Sutera Sdn. Bhd. Kami memesan 3 porsi Nasi tomato (set) dan orange juice. Sementara es teh manis gratis disediakan oleh resto. Sembari menunggu pesanan datang, aku membeli sepotong ayam KFC yang diminta Fadhli yang letaknya tak jauhdari resto yang kami tempati. Serius, nasi tomatonya uenak. Yang paling menarik adalah kuah kari India yang cuma diisi dengan kentang, wortel dan terong bulat itu terasa membuat lidahku menari-nari. Uenak bangeeet.....Cukuplah mengobati kelaparan di siang tadi.

Perut kenyang, enaknya langsung dapet kasur buat mengistirahatkan kaki dan betis yang bengkak. Eiits, tapi sebelum balik hotel kudu foto dengan background Twin towers dulu donk....ntar gak sah dah sampai KLCC, hehehehe. Kami pun berjalan ke arah luar Mall Suria KLCC. Di luar terlihat ramai sekali. Baru aku sadar bahwa ada air mancur di KLCC ini yang ada atraksinya di malam hari pada jam tertentu saja. Cuma waktu buat itinerary aku gak catet rincian info jam berapa atraksi air mancur dimulai. Sejak awak mikirnya akan ribet banget kalau harus ngepas-ngepasin waktu, yang penting foto di twin tower ajalah, begitu pikirku. Siapa sangka kami langkah kanan bangeeettt. Para pengunjung yang sedang ramai diluar itu memang sedang menunggu atraksi air mancurnya di mulai. Hanya sekitar 3-5 menit menunggu, kami pun bisa menyaksikan dan mengagumi atraksi air mancur yang dilatari musik klasik dan musik Melayu serta ditingkahi lampu berwarna warni. What a lucky day ! 


Merasa Beruntung sekali bisa menikmati tarian air mancur tanpa rencana khusus. Alhamdulillah.

Tapi ternyata kalau dari arah air mancur berada, si Twin Tower hanya kelihatan setengahnya saja.So, harus berjalan ke arah berlawanan jika ingin dapet lihat full si Twin Towers. Aku sebetulnya udah lemes bangeeet. Tapi melihat suami semangat minta ampun, di seret juga dah nih kaki ke sana. Alhamdulillah masih kuat :-). Kami lagi-lagi takjub melihat megah dan indahnya salah satu landmark-nya Malaysia ini. Sembari melihat-lihat sekeliling, aku dan suami membahas mengapa si menara kembar ini terlihat begitu indah di malam hari. Bahkan gedung-gedung pencakar langit di sekitarnya pun seakan tak mau kalah elok, tinggi dan indah juga saat di foto.


Si Twin Tower yang memesona.

Puas berfoto disekitar menara kembar plus berebut spot ok untuk take a picture ama orang Jepang, Korea, juga para bule, kami pun segera mencari taxi dan kembali ke hotel. Ahhh....bersyukur banget, rencana berjalan lancar, malah dapet bonus yang tak disangka-sangka. Travelling bareng keluarga adalah sebenar-benarnya kebahagiaan berwisata !

O iya, berhubung aku pesan hotelnya hanya untuk 2 malam, so...harus mikir mau tidur di mana besok malamnya. Sengaja sih hanya pesan 2 malam, jadi kalau ternyata kurang nyaman atau sekedar pengen nyobain hotel yang lain kan bisa. Secara di sepanjang jalan Pudu tuh ya isinya hotel semua. Hehehe. Jadilah selesai mandi dan anak-anak pun sudah wangi, aku dan suami keluar hotel untuk mengincar hotel yang akan kami inapi esok malam.Jujur ya...aku pengen banget sebetulnya nginep di Hotel Sandpiper. Udah liat Family Roomnya ok dan luas, 1 queen bed + 1 single bed (bukan extra matras). Harganya nih dari RM.198 diturunin ampe RM.150! Hohoho....jadi gitu, kalau bukan peak season bisa dikasih diskon gede-gedean loh.....Aku udah pernah liat rate hotel ini sebelumnya lewat website hotelnya maupun dari website yang nawarin booking hotel. Tapi gegara abang Fadhli ngeliat ada PC dengan wifi gratis dilobby Hotel 99, jadi booking kamar di situ deh. Per-nightnya lebih mahal dikit dari yang ditawarkan di Sandpiper, Rm. 155. Kamarnya gak seluas Sandpiper tapi cukup luas untuk yang Family Room dengan ukuran Queen size dan single bed.


Hotel  99 - Pudu

Kalau saja kakiku masih kuat, mungkin kami akan coba menginap di sekitaran bukit bintang supaya bisa merasakan keramaiannya dan kulinernya Jalan Alor. Ah, sudahlah...semoga akan ada lain kali. Saat itu rasanya lelah begitu mendera.......

Taxi Pudu - KLCC           : RM.20
Nasi tomato/set             : RM.14
Orange Juice                 : RM. 5
Paha ayam KFC              : RM.4.70
Taxi KLCC-Pudu             : RM.20

Alhamdulillah, selesai juga holiday in Malaysia part-2 ini. Jangan bosen ya pemirsah. Segera disambung dengan hari ke-3 dan ke-4 di postingan berikut. Tq for reading ya....